
Aku masih melihat
Mereka duduk menghilai tawa
Bersama mengharungi dunia penuh gembira
Meskipun urusan ummah belum selesai

Aku masih melihat
Mereka duduk menghilai tawa
Bersama mengharungi dunia penuh gembira
Meskipun urusan ummah belum selesai

Allah sayangkan hambaNYA,
Allah kasihkan khalifahNYA,
Allah cinta MakhlukNYA
Allah sayangkan kita.

Dalam kelewatan ini
Aku menjelajah kesepian
Meneroka seribu makna yang membawa aku
Ke satu daerah kesunyian..

Mengapa perlu mengalah bila boleh menang?
Aku merupakan sang pemalu yang tiada batas, ya tiada batas.

Dulu,
Bila disebut lelaki
Wanitanya mendongak megah
Lelaki kami Asadullah, Saifullah
Tokoh ramai tak terkira

ISTIMEWA BUAT REMAJAKU SAYANG YANG BELUM BERUMAH TANGGA...
Tak mampu kudustai rasa ini,
Cukuplah dengan pertautan hati,
Belum masanya berhubung saban hari,
Awasi hati dan anggota,
takutkan Ilahi.