Versi: Bahasa Melayu

Jumaat, 24 Mei 2013

 181 Pembaca Online

Halaman: Puisi Kreatif

Puisi Kreatif

Aku Manusia Lemah

alt

Aku manusia lemah
Terlalu senang diriku tergoda dengan hawa nafsu sendiri
Terlalu senang diriku terjebak dengan kreativiti syaitan
Terlalu senang diriku lalai di sisi Allah

Bicara Perjuangan

alt

Perjuangan menuntut pengorbanan
Pengorbanan menuntut kesabaran
Kesabaran mencabar jiwa
Andai sabar tiada
Jiwa menjadi derita
Hati menjadi sayu
Wajah menjadi layu
Senyuman tak semanis madu

Sahabat, Maafkan Kealpaan Diriku

alt

Genap setahun kau meninggalkan diriku

Sungguh, aku amat merindui dirimu

Masih terngiang gemersik hilai tawamu

Membuatkanku tenggelam dalam lamunan

Hanya foto ceriamu pengubat rinduku

Mencari Sakinah

alt

Ya Allah
Terkadang pada suatu saat
Aku berjalan dengan semangat
Dan aku merasa sangat kuat
Namun terkadang
Aku didatangi ujian yang sangat hebat daripadaMu
Aku rebah seketika
Namun, kemudian aku bangun

Aku Masih Melihat

alt

Aku masih melihat
Mereka duduk menghilai tawa
Bersama mengharungi dunia penuh gembira
Meskipun urusan ummah belum selesai

Mengharap Keredhaan DaripadaMu

baby

Detik pertemuan antara kita,

Tidak direncana.

Ianya seperti mimpi,

Yang baru menjadi realiti.

Indahnya CintaNya, Sakitnya MurkaNya

alt

Tiada yang lebih indah melainkan hadirnya sebuah cinta
Tiada yang lebih derita melainkan kehilangannya

KunFayakun

alt

Hati tertanya-tanya, Mulut membisu tanpa kata dan diam terus mengisi diri..

Segenggam Tabah

alt

Ya Allah, Ampunkanlah aku kerana menafikan hati ini.
ampunkan aku kerana menyiksa jiwa ini


Syahid Cinta

alt

Tatkala aku sendiri
Merenung kembali sejarah nabi

Page 6 of 25