
Aku manusia lemah
Terlalu senang diriku tergoda dengan hawa nafsu sendiri
Terlalu senang diriku terjebak dengan kreativiti syaitan
Terlalu senang diriku lalai di sisi Allah

Aku manusia lemah
Terlalu senang diriku tergoda dengan hawa nafsu sendiri
Terlalu senang diriku terjebak dengan kreativiti syaitan
Terlalu senang diriku lalai di sisi Allah

Perjuangan menuntut pengorbanan
Pengorbanan menuntut kesabaran
Kesabaran mencabar jiwa
Andai sabar tiada
Jiwa menjadi derita
Hati menjadi sayu
Wajah menjadi layu
Senyuman tak semanis madu

Genap setahun kau meninggalkan diriku
Sungguh, aku amat merindui dirimu
Masih terngiang gemersik hilai tawamu
Membuatkanku tenggelam dalam lamunan
Hanya foto ceriamu pengubat rinduku

Ya Allah
Terkadang pada suatu saat
Aku berjalan dengan semangat
Dan aku merasa sangat kuat
Namun terkadang
Aku didatangi ujian yang sangat hebat daripadaMu
Aku rebah seketika
Namun, kemudian aku bangun

Aku masih melihat
Mereka duduk menghilai tawa
Bersama mengharungi dunia penuh gembira
Meskipun urusan ummah belum selesai

Detik pertemuan antara kita,
Tidak direncana.
Ianya seperti mimpi,
Yang baru menjadi realiti.

Tiada yang lebih indah melainkan hadirnya sebuah cinta
Tiada yang lebih derita melainkan kehilangannya

Ya Allah, Ampunkanlah aku kerana menafikan hati ini.
ampunkan aku kerana menyiksa jiwa ini