
Ayah
Dengarlah luahan hati anakmu
Sesungguhnya kasih ini untukmu
Anakmu ini terlalu menyayangi dirimu
Padamu ayah
Tempat anakmu bermanja
Padamu ayah
Anakmu menumpang kasih
Padamu ayah
Kasih sayang dicurahkan

Ayah
Dengarlah luahan hati anakmu
Sesungguhnya kasih ini untukmu
Anakmu ini terlalu menyayangi dirimu
Padamu ayah
Tempat anakmu bermanja
Padamu ayah
Anakmu menumpang kasih
Padamu ayah
Kasih sayang dicurahkan

Ya Rahman,
Padamu ku pohon keampunan
Kerana diri yang selalu alpa
Seringkali terleka dengan perihal dunia
Saban waktu bersuka-ria, bercanda tawa
Bagaikan dunia tiada penghujungnya

Bunga agama secantik peribadi,
Penghulu bidadari syurga abadi,
Menghiasi mahligai Jannatul Firdausi,
Dialah Fatimah Az-zahra muslimah sejati.

Luas alam yang terbentang
Tinggi langit tak bertiang
Panorama indah penyejuk mata
Dihiasi pembangunan dari tangan manusia
Kini berdiri megahnya dunia
Salam dihulur setulus bicara
Sejahtera ke atasmu sebagai hamba
Moga kita masih berada di bawah rahmatNYA
Yang Maha Pengampun Maha Berkuasa.
Asif Jiddan andai bicara Hawa
mengganggu Adam mencuri masa
Sungguh mujahadah ini memandu Hawa
Menyusun bicara meluah rasa.

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani ~
Salam ku hulurkan
Pada mu teman
Yang selalu bersama dalam perjuangan...

Jauh..
Terasa satu sisi itu makin jauh
Tanpa kalam pamitan
Tanpa ulas bicara
Hanyut dalam lembah yang makin jauh

Pengalaman...
Kadang terasa seperti angin bayu
Tenang, lembut serta dingin
Terasa jua seperti api
Panas, hangat dan menyakitkan
Namun, itulah yang mendewasakan insan
Menjadikannya matang dan lebih berfikiran
Meniup semangat untuk terus berjuang di masa hadapan

Emansipasi mengajar wanita erti kebebasan
Hak-hak yang tidak pernah wujud mula dituntut
Sehingga ada di antara kamu mula memberontak
Dan apabila itu terjadi pada dirimu
Kau juga ingin menjadi seperti mereka