
23 years before Hijr, a baby named Saad bin Malik bin Uhaid bin Abdul Manaf Al-Zuhri or known as Abu Ishaq and Faris Al-Islam was born in Mecca. No one ever thought that the small baby someday would became one of the most important man in the history of Islam.






Terdapat sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan RasulNya. Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Ketika itulah, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah:
Adakah kita merindui Nabi Muhammad SAW setiap hari? Atau kita hanya merasa rindu ketika sambutan Maulid Nabi? Fikir-fikirkan.